Minggu, 09 September 2012

Menemukan Visi Baru

Dalam bukunya, Another Step, Jim Counihan menulis, “Mendapatkan visi baru adalah sesuatu yang harus kita lakukan dari waktu ke waktu.”

Visi baru dibutuhkan agar kita memperoleh pandangan baru untuk bisa mengembangkan kehidupan yang kita miliki. Menemukan visi baru juga diperlukan agar kita menyadari bahwa hidup tidak sesempit yang kita pahami. Kisah berikut ini akan menunjukkan pentingnya bagi kita menemukan visi yang baru, agar kita bisa melangkah dari paradigma yang lama.

Ketika dilahirkan, BP. Burkland mengidap penyakit polio yang melumpuhkan kedua kakinya. Dia tidak bisa merangkak atau berjalan sebagaimana bayi-bayi lain dalam masa pertumbuhannya. Orang tuanya kemudian meletakkannya di dalam sebuah kotak kayu.

Pada suatu hari, ketika masih kanak-kanak, BP. Burkland sempat berdiri dengan berpegangan kotak kayunya, dan tanpa sengaja menghadap ke arah cermin. Ketika dia melihat dirinya sendiri, melihat bahwa dia tidak berbeda dengan anak-anak lainnya, dia pun mulai menggerakkan tangan dan kakinya.

Dia mendapatkan visi baru tentang dirinya sendiri, dan sejak itu ia tidak pernah kembali ke kotak kayunya. Pada akhirnya, kehadiran visi baru akan dirinya bahkan mengubah kehidupannya, hingga ia berhasil menjadi salah satu orang terkaya di Amerika. Dalam salah satu pidatonya ia menyatakan, “Misi saya adalah mengatakan kepada semua orang, bahwa kita tidak perlu hidup di dalam kotak kayu!”

Kita tidak perlu hidup di dalam kotak kayu. Karenanya, kembangkanlah selalu visi baru!

 
;