Minggu, 04 Mei 2014

Noffret’s Note: Quotes

“Dengan sentuhan cinta, setiap orang jadi pujangga,”
kata Plato. Di Twitter, dengan sentuhan galau,
setiap orang bisa jadi seleb twit.
—Twitter, 21 Juli 2013

“Cinta adalah kemenangan imajinasi atas inteligensi,”
tulis H.L. Mencken. | Oh, well, faktanya memang
tidak perlu pintar untuk jatuh cinta.
—Twitter, 21 Juli 2013

Kalimat hebat Anton Chekov, “Jika kau takut kesendirian,
janganlah menikah.” Aku butuh waktu lama sekali
untuk bisa memahami kalimat itu.
—Twitter, 21 Juli 2013

Para wanita perlu mendengar Natalie Wood,
“Satu-satunya masa seorang wanita berhasil mengubah
seorang pria adalah ketika dia masih bayi.”
—Twitter, 21 Juli 2013

“Lebih mudah merasakan kepedihan seseorang
jika kau sedang jatuh cinta kepadanya.” Itu yang bilang
Salma Hayek. Rupanya dia juga bijaksana.
—Twitter, 21 Juli 2013

Kahlil Gibran menulis, “Cinta telah diciptakan
untuk melemahkan kekuatan yang kuwarisi
dari Adam.” | Pantas saja dia memilih melajang.
—Twitter, 21 Juli 2013

“Uang tidak bisa membeli cinta,” kata John Lennon
dengan yakin. | Benar sekali, John. Tapi uang
selalu mampu menaikkan posisi tawar.
—Twitter, 21 Juli 2013

“Hidup adalah petualangan cinta, atau tidak
berpetualang sama sekali.” | Aku setuju, karena
yang ngomong Helen Keller. Kita tahu siapa dia.
—Twitter, 21 Juli 2013

Tony Bennet berkata, “Jika aku lemah dan beku
tak bisa mengucapkan apa pun, aku akan mengingat
dirimu.” | Romantis? Perhatikan setelah “jika”.
—Twitter, 21 Juli 2013

Kutipan favoritku, dari Ellen Key, “Cinta adalah
kegiatan moral tanpa disertai pernikahan,
tapi menikah adalah kegiatan moral tanpa cinta.”
—Twitter, 21 Juli 2013

“Kita semua membutuhkan cinta,” ujar Paul McCartney.
“Aku tidak tahu apa yang lebih baik dari hal itu.” |
Lalu The Beatles pun bubar.
—Twitter, 21 Juli 2013

“Selalu ada kegilaan dalam cinta,” kata Friedrich Nietzche,
“tapi juga selalu ada dalih dalam kegilaan.” |
Nietzche memang tak tertandingi.
—Twitter, 21 Juli 2013

“Sangat tidak adil jika ‘menguasai’ wanita secara
eksklusif, seperti ‘menguasai’ budak.” Itu yang ngomong
Marquis de Sade. Dia orang stres.
—Twitter, 21 Juli 2013

Dan Victor Hugo menulis, “…jika aku bersamamu
seperti napas terakhir dan gelapnya surga.” |
Bayangkan kalimat yang ada di titik-titik itu.
—Twitter, 21 Juli 2013

Kata Roman Polanski, “Cinta yang normal tidak
menarik, karena membosankan.” | Sayangnya, aku tidak tahu
seperti apa cinta yang normal dan tidak.
—Twitter, 21 Juli 2013


*) Ditrakskrip dari timeline @noffret
 
 
;