Minggu, 26 Juli 2015

Seks dan Selangkangan

Aku tidak suka hal-hal sulit. Tapi aku tak pernah berminat pada apa pun yang bisa didapatkan orang lain dengan mudah.
—Twitter, 30 Maret 2015

Cewek yang membicarakan seks secara vulgar dengan banyak orang mungkin akan menarik banyak cowok. Tapi yang jelas bukan aku.
—Twitter, 20 April 2015

Tidak ada yang lebih membosankan bagiku di dunia ini selain orang yang topik obrolannya cuma seks dan selangkangan, seks dan selangkangan.
—Twitter, 20 April 2015

Tentu munafik kalau aku bilang tak tertarik pada seks. Tapi aku tak pernah tertarik pada obrolan seks yang vulgar dengan banyak orang.
—Twitter, 20 April 2015

Membicarakan seks dan selangkangan dengan banyak orang secara vulgar itu murahan. Dan aku tak pernah tertarik dengan apa pun yang murahan.
—Twitter, 20 April 2015

Jika temanku membicarakan seks dan selangkangan secara vulgar dengan banyak orang, aku akan menjauh dan pura-pura tak mengenalnya.
—Twitter, 20 April 2015

Orang yang membicarakan seks dan selangkangan secara vulgar, tak jauh beda dengan orang yang sok alim dan sok suci. Sama-sama membuat risih.
—Twitter, 20 April 2015

Aku mau membicarakan seks denganmu, dengan satu syarat mutlak; percakapan itu hanya aku denganmu. Jika ada orang lain, aku akan menyingkir.
—Twitter, 20 April 2015

Kalau kau ingin aku menjauh darimu, caranya mudah. Obrolkan saja seks dan selangkangan dengan banyak orang, maka aku pun menjauh darimu.
—Twitter, 20 April 2015

Jika aku punya pacar yang membicarakan seks dan selangkangan secara vulgar dengan banyak orang, aku akan memutuskannya... detik itu juga.
—Twitter, 20 April 2015

Dalam urusan seks, manusia dan hewan tak jauh berbeda. Tapi manusia punya adab dan etika, serta tahu cara melakukan dan membicarakannya.
—Twitter, 20 April 2015

Terlalu dangkal jika mengasumsikan seks adalah urusan selangkangan. Seks adalah urusan otak, perasaan, dan kenyamanan; sebuah ketertarikan.
—Twitter, 20 April 2015

Kalau tujuanmu ingin menarik perhatianku, pertama-tama gunakan isi kepalamu, bukan isi celana dalammu.
—Twitter, 20 April 2015

Aku selalu tertarik pada perempuan elegan. Dan perempuan elegan tidak membicarakan seks dan selangkangan secara vulgar dengan banyak orang.
—Twitter, 20 April 2015

“Cara mudah menarik lelaki adalah membicarakan seks dan selangkangan.” Mungkin memang benar. Tapi kau pun tahu kualitas lelaki semacam itu.
—Twitter, 20 April 2015

Orang paling menyedihkan adalah orang yang berusaha menarik perhatian dengan cara membicarakan seks dan selangkangan secara vulgar.
—Twitter, 20 April 2015


*) Ditranskrip dari timeline @noffret.

 
;